Panduan Memilih Obeng: Tipe Kepala & Ukuran
Memilih obeng yang tepat ditentukan oleh dua hal: tipe kepala (sesuai bentuk slot/kepala sekrup) dan ukuran (lebar/mata yang pas). Gunakan tabel dan pencarian di bawah untuk menemukan obeng yang sesuai.
Cari Obeng
Ketik kode tipe (misal PH2, PZ2, T20), ukuran (misal 5.5 mm), atau nama sekrup (misal M3.5). Hasil akan scroll ke baris tabel yang cocok.
Cocokkan dengan: kode tipe kepala (PH, PZ, SL, TX, H, JIS), ukuran (PH2, 5.5 mm, T20), atau ukuran sekrup (M3.5, M5).
Tidak ditemukan. Coba ketik PH2, PZ2, 5.5, T20, atau M3.5.
Tipe Kepala Obeng
| Tipe | Kode | Bentuk | Umum Dipakai |
|---|---|---|---|
| Obeng Plus (Phillips) | PH / (+) | Silang runcing | Sekrup umum, furnitur, elektronik |
| Obeng Minus (Slotted) | SL / (−) | Pipih lurus | Sekrup lama, terminal listrik, klem |
| Pozidriv | PZ | Silang + garis bintang | Furnitur & konstruksi (torsi tinggi) |
| Obeng Bintang (Torx) | TX / T | Bintang 6 titik | Elektronik, otomotif, gadget |
| Obeng Segi Enam (Hex) | H | Segi enam | Baut kepala inbus, mebel knock-down |
| Obeng Kembang (JIS) | JIS | Silang gaya Jepang | Otomotif & elektronik Jepang |
Obeng Plus (Phillips) & Pozidriv
| Ukuran PH | Diameter Sekrup (perkiraan) | Setara Metrik | Setara (#) |
|---|---|---|---|
| PH0 | Ø 1.5–2 mm | M1.6–M2 | #0–#1 |
| PH1 | Ø 2.5–3 mm | M2.5–M3 | #2–#4 |
| PH2 | Ø 3.5–5 mm | M3.5–M5 | #5–#9 (paling umum) |
| PH3 | Ø 6–8 mm | M6–M8 | #10–#16 |
| PH4 | Ø ≥ 10 mm | M10+ | #18+ |
Ukuran referensi umum — bisa berbeda menurut standar dan pabrikan. Selalu cocokkan dengan spesifikasi produk yang Anda gunakan.
Obeng Minus (Slotted)
| Lebar | Tebal | Umum untuk |
|---|---|---|
| 2.0–2.5 mm | 0.4–0.5 mm | Presisi, elektronik |
| 3.0–3.5 mm | 0.5–0.6 mm | Sekrup kecil, terminal |
| 4.0 mm | 0.8 mm | Serbaguna kecil |
| 5.5 mm | 1.0 mm | Serbaguna umum (paling umum) |
| 6.5 mm | 1.2 mm | Sekrup besar |
| 8.0–10.0 mm | 1.2–1.6 mm | Beban berat |
Ukuran referensi umum — bisa berbeda menurut standar dan pabrikan. Selalu cocokkan dengan spesifikasi produk yang Anda gunakan.
Obeng Bintang (Torx) & Segi Enam (Hex)
| Ukuran | Tipe | Umum Dipakai |
|---|---|---|
| T5 | Torx | Elektronik kecil |
| T6 | Torx | Elektronik, perangkat |
| T8 | Torx | Perangkat, mainan |
| T10 | Torx | Elektronik, otomotif |
| T15 | Torx | Otomotif, laptop |
| T20 | Torx | Otomotif, perabot |
| T25 | Torx | Otomotif, mesin |
| T27 | Torx | Otomotif Eropa / EV |
| T30 | Torx | Otomotif, industri |
| T40 | Torx | Industri, mesin berat |
Ukuran referensi umum — bisa berbeda menurut standar dan pabrikan. Lihat panduan ukuran baut untuk pemetaan lengkap.
| Ukuran (mm) | Keterangan |
|---|---|
| 1.5 mm | Baut M2, elektronik presisi |
| 2 mm | Baut M2.5, perangkat kecil |
| 2.5 mm | Baut M3, gadget |
| 3 mm | Baut M4, furnitur ringan |
| 4 mm | Baut M5, furnitur umum |
| 5 mm | Baut M6, mesin ringan |
| 6 mm | Baut M8, mesin / otomotif |
| 8 mm | Baut M10, industri ringan |
| 10 mm | Baut M12, industri berat |
Ukuran referensi umum — bisa berbeda menurut standar dan pabrikan. Lihat panduan ukuran baut untuk pemetaan lengkap.
Obeng Khusus
Selain tipe kepala umum di atas, ada beberapa obeng yang dipilih bukan berdasarkan ukuran kepala saja, melainkan fungsi atau standar kerjanya — obeng kembang Jepang (JIS), obeng untuk pekerjaan listrik, obeng ketok, dan obeng momen.
Obeng Kembang JIS
Obeng JIS (Japanese Industrial Standard) terlihat mirip Phillips, tapi ujungnya digerinda rata (flat-ground), bukan meruncing. Ini bikin obeng JIS "mengunci" lebih baik di sekrup kendaraan Jepang dan cenderung tidak selip (cam-out) — sementara obeng Phillips biasa yang dipaksakan ke sekrup JIS justru berisiko membuat kepala sekrup slek. Kalau kerja di motor/mobil Jepang, part elektronik Jepang, atau sekrup bertanda titik cekung di tengah kepala, pakai JIS, bukan Phillips.
| Ukuran JIS | Diameter Sekrup (perkiraan) | Setara Phillips |
|---|---|---|
| JIS No.0 | Ø 1.5–2 mm | PH0 |
| JIS No.1 | Ø 2.5–3 mm | PH1 |
| JIS No.2 | Ø 3.5–5 mm | PH2 |
| JIS No.3 | Ø 6–8 mm | PH3 |
Ukuran referensi umum — bisa berbeda menurut standar dan pabrikan. JIS dan Phillips memiliki ukuran nominal yang tumpang tindih, tapi bentuk ujung berbeda dan tidak selalu saling menggantikan tanpa risiko selip.
Obeng Testpen / VDE
Testpen
Mendeteksi ada/tidaknya tegangan listrik lewat lampu indikator di gagang — mata obeng biasanya minus kecil (≈3 mm), dan bukan alat kerja utama untuk mengencangkan sekrup.
Obeng VDE
Gagang insulated, biasanya rating 1000V, dipakai untuk kerja dekat instalasi listrik bertegangan. Beda dari testpen: VDE dirancang untuk memutar sekrup dengan aman di sekitar arus listrik, bukan sekadar mendeteksi tegangan. Tersedia dalam tipe kepala PH, SL, dan Torx berinsulasi.
Obeng Ketok
Obeng Ketok (Impact Driver Manual)
Dipakai untuk sekrup yang macet, berkarat, atau kepalanya sudah mulai slek. Cara kerja: pasang mata obeng yang sesuai (biasanya set PH/SL/Torx bisa ditukar), tekan sambil dipukul dengan palu — tenaga pukulan diubah jadi gerakan memutar lewat mekanisme di dalam gagang, jadi torsi jauh lebih besar dari obeng tangan biasa.
Cocok untuk baut/sekrup di permesinan, otomotif, atau alat berat yang sudah keras dilepas dengan obeng biasa.
Obeng Momen
Obeng Momen (Torque Screwdriver)
Punya skala atau setelan torsi (Nm atau lbf-in) dan akan "klik" atau berhenti slip saat torsi yang diset tercapai — mencegah sekrup terlalu kencang (over-torque) yang bisa merusak ulir atau komponen presisi seperti elektronik, kamera, atau part sensitif lain.
Mata obeng biasanya interchangeable (PH, SL, Torx, Hex), jadi satu gagang bisa dipakai untuk beberapa tipe kepala asal torsinya sesuai spesifikasi kerjaan.
Pertanyaan Umum
Obeng plus ukuran berapa yang paling umum?
PH2 adalah ukuran paling umum. PH2 cocok untuk sekrup M3.5–M5 dengan diameter Ø 3.5–5 mm, setara #5–#9. Digunakan luas untuk furnitur, elektronik, dan konstruksi ringan.
Apa beda PH2 dan PZ2?
PH2 dan PZ2 memiliki ukuran yang sama (keduanya pas untuk sekrup M3.5–M5). Bedanya: PZ memiliki garis bintang tambahan di antara silang Phillips, memberikan pegangan lebih kuat dan mengurangi stripping. Jangan ditukar — obeng PH tidak boleh dipakai pada kepala PZ dan sebaliknya.
Obeng apa untuk pekerjaan listrik?
Gunakan obeng insulated berlabel VDE 1000V untuk mengencangkan sekrup di dekat instalasi bertegangan. Testpen hanya untuk mendeteksi ada/tidaknya tegangan, bukan alat kerja utama. Keduanya beda fungsi.
Kenapa kepala sekrup cepat slek?
Cocokkan tipe driver dengan bentuk kepala sekrup (PH untuk PH, PZ untuk PZ). Pada sekrup Pozidriv, driver PZ menahan cam-out lebih baik daripada PH. Ukuran/tipe obeng yang salah bikin ujung slip dan merusak kepala sekrup — pilih mata yang masuk penuh ke slot, tekan sambil putar.
Obeng untuk sekrup mobil/motor Jepang?
Gunakan obeng kepala silang JIS (Japanese Industrial Standard), bukan Phillips biasa. Meskipun tampak mirip, kepala JIS memiliki silang yang lebih dangkal dan berbeda posisi; obeng Phillips bisa slip dan merusak kepala sekrup.
Kenapa harus pakai JIS, bukan Phillips, untuk motor/mobil Jepang?
Ujung JIS digerinda rata sehingga lebih "mengunci" di sekrup JIS; Phillips biasa lebih mudah selip dan merusak kepala sekrup. JIS didesain khusus untuk standar sekrup kendaraan Jepang.
Apa beda testpen dan obeng VDE?
Testpen untuk deteksi tegangan lewat lampu indikator; obeng VDE untuk memutar sekrup dengan aman di sekitar instalasi bertegangan (rating insulasi hingga 1000V). Keduanya punya fungsi berbeda.
Kapan perlu obeng momen dibanding obeng biasa?
Saat komponennya presisi/sensitif terhadap torsi berlebih (elektronik, part kecil) — obeng momen berhenti/klik otomatis di torsi yang diset, mencegah kerusakan akibat over-torque.
Produk Perkakas Terkait
Panduan Lainnya
- Use Case — Belanja Sesuai Pekerjaan
- Panduan Memilih Kunci L (Allen Key)
- Panduan Memilih Kunci Momen (Torque Wrench)
- Tabel Ukuran Baut Metrik & Kunci M2–M30
- Ukuran Baut SAE (Inci, #4–1")
- Ukuran Kunci Inggris (Adjustable Wrench)
- Ukuran Kunci Pipa
- Spesifikasi Batu Gerinda (Grinding Wheels)
- Panduan Ukuran Mata Bor
- Panduan Memilih Pompa Air Rumah Tangga
- Panduan Memilih Genset
- Panduan Memilih Kompresor
