Pilih Kompresor yang Tepat
Jawab 6 pertanyaan singkat untuk mendapatkan rekomendasi tipe kompresor, kapasitas tangki, dan airflow yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
FAQ Pilih Kompresor
Apa perbedaan kompresor oilless, direct-driven, dan belt-driven?
Oilless tidak memerlukan pelumasan oli sehingga udara yang dihasilkan lebih bersih, cocok untuk airbrush dan inflator. Direct-driven lebih ringkas dan perawatannya mudah, sesuai untuk bengkel kecil. Belt-driven beroperasi lebih lambat sehingga lebih awet dan hemat energi untuk pemakaian berat dan rutin.
Berapa kapasitas tangki yang saya butuhkan?
Untuk keperluan rumah tangga ringan, tangki 24–50 liter sudah cukup. Bengkel kecil dengan spray gun atau impact wrench biasanya memerlukan 50–100 liter. Workshop atau industri dengan beberapa alat pneumatik sekaligus lebih baik memilih 100 liter ke atas.
Berapa airflow (L/menit) yang dibutuhkan untuk impact wrench atau spray gun otomotif?
Impact wrench umumnya memerlukan 250–400 L/menit (CFM sekitar 8–14). Spray gun otomotif membutuhkan 300–500 L/menit. Jika Anda menggunakan beberapa alat secara bersamaan, jumlahkan kebutuhannya dan tambahkan cadangan 20–30 persen.
Tool yang Anda Butuhkan
Untuk instalasi dan servis kompresor ini, siapkan perkakas berikut:
Baut drain plug oli kompresor umumnya 10-14 mm. Ganti oli setelah break-in (±20 jam) lalu setiap 300-500 jam operasi.
Lihat produk terkait →Kondensat (air) menumpuk di dalam tank kompresor. Drain setelah setiap pemakaian untuk mencegah karat.
Lihat produk terkait →Filter udara kompresor mencegah debu masuk ke silinder. Bersihkan setiap 100 jam, ganti setiap 500-1000 jam.
Lihat produk terkait →Gunakan dua kunci (tahan + putar) agar fitting tidak memutar komponen lain. Periksa kebocoran secara berkala.
Lihat produk terkait →Ingin lihat ukuran baut dan kunci secara detail? Buka panduan ukuran baut metrik →
